Nov 5, 2015

Cara Mengetahui Anak Terkena Cacingan

cacingan susah makanKesehatan seorang anak lebih rentan dibanding orang dewasa. Mereka lebih sering terjangkit penyakit, salah satunya adalah cacingan. Bagaimana mengetahui jika anak anda terkena cacingan?


Dijelaskan oleh Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang, Kementerian Kesehatan, drg Vensya Sitohang, MEpid, untuk mengetahui spesifik cacingan dari gejala saja sebetulnya cukup sulit. Pada kasus infeksi ringan bahkan mungkin saja tak ada gejala sama sekali.


Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 prevalensi anak sekolah dasar yang terkena cacingan rata-rata mencapai 28 persen. Bila terkena gejala yang muncul pun bisa bermacam-macam.


Namun demikian ketika infeksi parah seorang anak bisa menunjukkan gejala seperti lemah, letih, dan lesu. Perut juga bisa terlihat membuncit namun secara keseluruhan tubuhnya kurus karena cacing terus menghisap darah dan nutrisi.


“Semua makanan bergizi dan segala macamnya itu sudah dimakan sama cacing. Anak nanti lama-lama bisa kena stunting,” kata drg Vensya sebagaimana dirangkum dari detikcom pada pencanangan Gerakan Waspada Cacingan di Sasana Griya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (5/11/2015).


Untuk kasus infeksi kremi, orang tua bisa lebih tahu secara spesifik karena cacing bisa dengan mudah terlihat di dubur anak. Pada malam hari cacing kremi akan aktif bergerak dari usus ke dubur untuk bertelur sehingga membuat rasa gatal.


Spesialis anak dari RS Harapan Kita, dr Sri Kusumo Amdani, SpA(K), mengatakan cacing kremi ini cukup sulit untuk diberantas karena siklusnya yang cepat dan mudah berkembang biak.


“Ya tapi untuk tahu pastinya kita harus lakukan periksa kotoran biar nanti dilihat ada telur cacingnya atau enggak,” tutup dr Amdani.



Cara Mengetahui Anak Terkena Cacingan

No comments:

Post a Comment