Apr 3, 2016

Akhlak 18+ Pria: Belajar Dari Alat Vital Lelaki

belajar dari alat vital lelakiMenarik, ternyata pria sebagai qawwamūn (para pemimpin) memang sudah terpola sejak dari prilaku alat kemaluannya. Berikut akhlak-akhlak mulia alat kemaluan pria dalam memimpin:


1. Tidak pernah menonjolkan diri tapi tampil paling depan saat dibutuhkan. Artinya ia tegang menonjol hanya saat-saat intim, andai di luar keintiman ia terus-menerus tegang menonjolkan diri , yang repot bukan hanya celananya, tapi bubar semua. Pria dewasa itu “meraja di luar, lembut didalam,” tahu kapan ia di depan kapan ia di belakang.


2. Ada saatnya keras, ada saatnya lembut. Artinya ia selalu tawadhu’ (bisa menempatkan diri), asyiddā-u ‘alāl kuffāri ruhamā-u bainahum (keras kepada orang-orang kufar dan mengasihi sesamanya), dengan yang sombong ia mampu meninggi, dengan yang merendah ia sangat menyantuni.


3. Dapat melahirkan generasi baru. Ia bukan pelaku LGBT ataupun pelaku pacaran ataupun pelaku prostitusi yang menuntaskan hasrat seksual sekedar melampiaskan hasrat libido, tetapi hasrat seksnya semata-mata untuk berketurunan baik.


4. Bisa menyerang pihak lawan dengan tetap memberi kenyamanan. Artinya ia gesekan-gesekan dalam hidup mampu ia selesaikan dengan memberi rasa aman pada lawan. Orang Jawa berkata, “Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorakė” (menyerang tanpa sekutu, menang tanpa merendahkan).


5. Walau terjadi gesekan-gesekan antara dua belah pihak, namun pada akhirnya semua bahagia. Kejantanannya mampu mengampuni musuh yang telah tergeletak, ia tidak pernah anarkis, kritis, dan menyerang macan yang telah lumpuh. Pengampunannya pada musuh membuat semua merasa segan dan berbahagia bersamanya.


6. Setelah sukses mencapai target, posisi dan kedudukan, tidak berbesar kepala atau sombong, namun selalu mdngecilkan diri. Sehabis orgasme ia segera mengecilkan diri, tidak menegang terus-menerus.


Sumber: Nurul Banan



Akhlak 18+ Pria: Belajar Dari Alat Vital Lelaki

No comments:

Post a Comment