Rully Kustandar di Garuda Executive Lounge Bandara Internasional Soekarno-Hatta:
Tadi saat saya check-in, tiba-tiba seorang bapak menghampiri. Beliau memperkenalkan diri, lalu menunjukan kartu identitas bahwa dia adalah ajudan atau protokoler seorang anggota DPR. Dia bermaksud menitipkan sebuah bingkisan milik bosnya, yang menurut dia isinya sebuah sarung dan hendak menitipkannya ke bagasi saya. Dengan halus saya menolak, tapi dia memaksa, dan sekali lagi, secara tegas saya menolaknya, walaupun dia mulai menunjukan arogansinya sebagai seorang ajudan pejabat, saya tidak peduli. Sampai ahirnya saya minta bantuan petugas, saking kesalnya.
Ini bukan kejadian pertama, pernah waktu mau ke Qatar, seorang ibu hendak menitipkan bagasi karena dia kelebihan bagasi, sampai memelas mau nitip, saya tidak mau dan tidak akan pernah mau. Urusan seperti ini musti super tega, demi keselamatan diri.
Kalau dalam perjalanan, apalagi naik pesawat dan ke luar negeri, waspadai hal seperti ini, bukan soal tega atau tidak tega, bukan pula soal tolong menolong, atau kepercayaan, tapi ini urusan serius. Kalau ternyata yg dititipkannya itu berisi barang terlarang atau bahkan narkoba, anda tidak akan bisa mengelak lagi, bagasi tersebut jelas atas nama Anda.
Jadi kalau traveling urusan yang satu ini Anda harus tega dan nggak peduli, karena ini menyangkut keselamatan Anda…
Saya pernah menonton sebuah kisah nyata, dua orang suami istri sudah tua, liburan keluar negeri, saat pulang di bandara mereka didekati seorang wanita yang menitipkan dus berisi sepatu, yang katanya untuk anak-anak mereka yang nggak sempat terbawa oleh suaminya. Karena ingin bantu kedua suami-istri itu bersedia dan dus tersebut dimasukan kedalam luggage mereka lalu dimasukkan ke bagasi.
Saat menunggu boarding, tiba2 mereka dihampiri 2 orang petugas, dan dibawa keruang pemeriksaa, rupanya saat luggage mereka akan masuk pesawat tercium sesuatu oleh anjing pelacak. Jelas kedua suami istri tsb bingung, waktu luggage mereka di bongkar, ternyata dalam sepatu (solnya) yg dititipkan tadi terdapat narkoba. Si istri langsung histeris, suaminya ditahan dan mereka berdua tidak punya siapa2 di negara tsb. Suaminya masuk penjara, nggak bisa ngelak karena bagasi itu atas nama dia…
Jadi, ingatlah, apapun kondisinya jangan pernah mau terima titipan orang lain….
Apalagi menjelang liburan .
Waspadalah!! Harus cuek dan tega membantu yang seperti ini agar tdk blacklist dan sial.
Di Bandara, Jangan Mudah Percaya Sama Orang
No comments:
Post a Comment