Seorang Dokter sedang menangis tersedu-sedu didepan sebuah makam yang tanahnya masih merah. Uniknya di Pusara Makam terletak Batu Nisan berbentuk “HATI”
Ustadz Huda: “Sudah, ikhlaskan saja, jangan menangis.”
Dokter Anto: “Ustadz, gimana saya tdk sedih bagaimana kalau saya yang mati?”
Ustadz Huda: “Semua orang pasti Mati, Dok!”
Dokter Anto: “Begini Ustadz, yang mati ini teman saya, kami para kumpulan Dokter Spesialis sudah sepakat, siapa saja diantara kami yang mati maka akan dibuatkan batu Nisan dengan bentuk sesuai bidang spesialis yang kami tekuni”.
Ustadz Huda: “Ooh.. teman Dokter yang mati ini spesialis apa?”
Dokter Anto: “Dia spesialis HATI. makanya batu nisannya berbentuk hati.”
Ustadz Huda: “Lalu apa yang membuat anda begitu khawatir?”
Dokter Anto: “Lah, kalau saya yang mati, gak bisa ngebayangin batu nisan yang akan dibuat untuk saya.”
Ustadz Huda: “Emang Dokter spesialis apa?”
Dokter Anto: “Saya kan Dokter spesialis KELAMIN, Pak Ustadz Huda!”
Ustadz Huda : “Astaghfirullah Al Adhim.” *sambil mikir
“Tenang Dok, nanti nisannya dipakein celana dalam.”
Batu Nisan Dokter Spesialis
No comments:
Post a Comment